Berpikir untuk Berjuang

Kemenangan
Bukanlah Segala-galanya
Tetapi Perjuangan untuk Menang
Adalah Segala-galanya

(by Vince Lombardi)

Lahir sebuah ungkapan, proses adalah esensi, hasilnya adalah eksistensi. Banyak orang mudah terinspirasi untuk menjadi orang sukses, menjadi pemenang dalam hidup dan menjadi segalanya sesuai dengan hasrat dan keinginannya. Namun terkadang yang sering dilupakan adalah, kita melupakan proses dan perjuangan. Kita terlena dan timbullah niat menggunakan cara-cara yang kurang baik dan tepat. Jika pikiran seseorang telah dikuasai ambisi dan nafsu, maka apapun bisa dilakukan. Akan tetapi, secara esensial hal tersebut justru merugiakn diri sendiri apalagi pihak-pihak lain. Jika terdapat satu bentuk kekuatan dalam diri kita, maka arahkan pikiran itu kepada pikiran yang konstruktif dan mencerahkan. Hindari hal-hal yang memancing kita untuk melakukan kecurangan dalam kehidupan ini.

Suatu proses yang dijalani dengan baik serta menggunakan jalan yang bersih, maka hasilnya bisa dipastikan bersih dan memuaskan. Akan tetapi lain halnya dengan proses yang salah, maka tidak mustahil apa yang diharapkan akan menjadi sia-sia. Walaupun toh berhasil dan tetap mendapatkan sesuatu yang diinginkan, namun bukan berarti hal tersebut merupakan kesuksesan dan kemenangan sebenarnya, karena nilai dari apa yang dihasilkna menjadi hilang, dan hal tersebut lebih tepat jika dikatakan “keberhasilan atau kemenangan semu” karena sama sekali menghilangkan nilai perjuangan itu sendiri. Semoga bermanfaat

Hidup yang Ditentukan oleh Hari Esok, Hidup yang Ditentukan oleh Panggilan Hidupmu

Sepenggal saran dari Rando Kim, dosen Seoul National University di bukunya yang berjudul Time of Your Life

Jadi, sekarang aku akan memaksamu untuk membulatkan tekad dan melangkah sekarang juga. Kamu harus melangkah maju mengeksplorasi bakatmu. Jangan berhenti dengan apa yang telah kamu raih hingga saat ini. Ketika kamu hidup dengan nyaman di dalam dunia mu sendiri, maka kamu akan cenderung menutup diri. Kecuali jika kamu mau terus-menerus memperbaiki dirimu sendiri, masyarakat akan menjadikanmu salah satu dari bagian masa lalu. Selain itu, hidup jauh lebih lama yang kau kira. Bukankah hidup akan menjadi membosankan jika kamu terus mengulang daftar lagu yang sama, terlebih jika kamu memilih daftar tersebut karena orang lain menyuruhmu untuk melakukannya, atau karena kamu berpikir bahwa daftar tersebut adalah yang paling menarik saat itu?

Ingatlah, ketika kamu berontak dan keluar dari tempurungmu, kamu terlahir di dalam sebuah kehidupan yang baru. Namun jika kamu menunggu hingga seseorang memecahkan tempurung itu untukmu, maka kamu hanya akan menjadi mangsa bagi orang lain. Biarkan hidupmu ditentukan oleh hari esokmu dan panggilan hidupmu sendiri.

Pertanyaan Lima : Seluruh nabi muncul di semenanjung Arab, bagaimana orang-orang di negeri lain dimintai pertanggungjawaban dalam hal akidah dan amal?

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, rasa syukur tiada terkira insyaAllah tetap mengalir dari lidah dan hati kita kepada Allah SWT yang jiwa kita berserah kepada-Nya.

Salam dan shalawat tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah Muhammad saw.

Rahmat dan keselamatan Allah kepada sahabat sejati, Khulafaur Rasyidin.

PERTANYAAN ini terdiri ata dua bagian: (1) kehadiran para nabi di semenanjung Arab saja dan tidak di negeri atau benua lain serta (2) ketidakadilan menyiksa umat yang tidak seorang nabi pun pernah diutus kepada mereka. Sekarang, marilah kita bahas setiap bagian secara jelas, namun sangatlah penting kalau lebih dahulu kita memperhatikan kedudukan para nabi di tengah-tengah umat manusia.

Kenabian adalah kedudukan yang sangat tinggi. Ia adalah ranting yang langsung diturunkan dari Allah kepada makhluk. Ia juga merupakan kalbu dan lisan Zat yang hidup di balik alam ini. Pada kenabian, tampak pemuliaan, pemilihan, pembebanan tanggung jawab, dan pengutusan. Nabi bukan hanya orang cerdas dengan akal kuat yang bisa menembus tebalnya tirai berbagai kejadian. Nabi adalah manusia cakrawala yang seluruh potensi dan kemampuannya berada di puncak pergerakan, keaktifan, dan semangat yang dari sana terbentuklah cakrawala baru yang tinggi. Ia senantiasa siap untuk menyambut embusan ilahiah dalam setiap urusan. Continue reading