Surface Plasmon Resonance (SPR)

SURFACE PLASMON RESONANCE

M. M. R. Jahuddin, H. Latifah, A. Fitriana, R. D. Septianto, A. S. Dharma, M. S. Pakarti

10211094, 10211016, 10211046, 10211081, 10211092, 10211106

Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Indonesia

E-mail: muhammad.maruf@students.itb.ac.id

 Abstrak

Surface plasmon resonance (SPR) adalah osilasi kolektif dari elektron pada zat padat atau cair yang terbentuk karena penembakan cahaya. Kondisi resonansi dapat terjadi ketika frekuensi foton sesuai dengan frekuensi natural dari permukaan elektron yang berosilasi terhadap inti atom. SPR dapat terjadi pada bidang batas logam/dielektrik ketika sebuah berkas sinar datang dari medium dielektrik sudut datang yang lebih besar dari sudut kritis. Dalam kondisi seperti itu, di bidang batas persambungan dielektrik/logam akan terbentuk gelombang evanesen yang menembus masuk ke dalam medium logam. Ketika kita menggunakan cahaya untuk mengeksitasi gelombang SP, terdapat dua bentuk konfigurasi, yaitu konfigurasi Otto dan konfigurasi Kretschmann. Dari praktikum ini diperoleh kesimpulan bahwa selain sudut datang, frekuensi gelombang cahaya juga mempengaruhi terbentuknya SPR, semakin besar sudut datang dari sudut kritis, daerah panjang gelombang yang dapat membentuk SPR semakin besar, dan SPR terjadi ketika kurva dispersi gelomabang cahaya dan SPR saling berpotongan.

Laporan Eksperimen Surface Plasmon Resonance

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: