Category Archives: Islam

Ambil Madunya, tapi Jangan Hancurkan Sarangnya!

Bismillahirrahmanirrahim

Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku
(QS. Thoha: 25-28)

Di manapun kelembutan itu berada, ia akan menghiasi tempat itu. Demikian halnya bila ia dicabut dari suatu tempat, ia akan mengotorinya. Kelembutan tutur kata, senyuman tulus di bibir, dan sapaan-sapaan hangat yang terpuji bersua merupakan hiasan-hiasan yagn selalu dikenakan oleh orang-orang mulia.

Semua itu merupakan sifat seorang mukmin yang akan menjadikannya seperti seekor lebah; makan dari makanan yang baik dan menghasilkan madu yang baik. Dan bila hinggap di setangkai bunga, ia tidak pernah merusaknya. Semua itu terjadi karena Allah menganuhgerahkan pada kelembutan sesuatu yang tidak Dia berikan kepada kekerasan.

Di antara manusia terdapat orang-orang “istimewa” yang membuat banyak kepala tunduk hormat menyambut kedatangannya, banyak massa berjubel ingin melihat mukanya, banyak hati bersimpati padanya dan banyak jiwa yang memujanya. Dan mereka itu tak lain adalah orang-orang yang banyak dicintai dan dibicarakan manusia dikarenakan kedermawanan dan kemurahan hatinya, kejujurannya dalam berjual beli, serta keramahan dan sopan santunnya dalam bergaul. Continue reading →

Advertisements

Negeri 5 Menara

Luar biasa..! Itulah yang saya rasakan setelah menyaksikan film, ini terlepas dari film inilah yang pertama kali saya tonton di bioskop (jujur, ini pertama kalinya saya ke Bioskop). Saya memang sengaja untuk menunggu waktu yang tepat ke bioskop dan menonton film yang bermutu, dan Negeri 5 Menara tidak mengecewakan saya.

Continue reading →

Strategi Pendidikan Karakter Rasulullah SAW

Maraknya kekerasan di Indonesia membuat banyak kalangan merasakan keresahan mendalam. Berbagai konflik, bencana dan masalah melanda Republik tercinta. Paling menyedihkan tentunya konflik antar kelompok beragama dan kalangan muda. Budaya tawuran antar kampung, pelajar, mahasiswa dan suku masih terjadi.

Kita pantas bertanya, mengapa Indonesia menghadapi krisis kronis dan mengalami erosi moralitas. Perilaku positif hilang termakan zaman digantikan produksi perilaku negatif yang cenderung destruktif. Harga manusia dijual murah, penghilangan nyawa dianggap biasa dan budaya kecurigaan antar kelompok sangat tinggi.

Merespon fenomena itu, kita layak bertafakur dan merumuskan kembali sendi kehidupan agama dan kesalehan kolektif yang memudar. Salah satunya mengembalikan kembali posisi ajaran Islam yaitu Al – Qur’an dan Hadits Rasulullah secara proporsional, mengakar kuat dan mampu dirasakan sentuhannya dalam kehidupan masyarakat. Ada baiknya, kita juga kembali belajar membaca ulang bagaimana peri kehidupan teladan terbaik yaitu Rasulullah SAW.

Menumbuhkan Karakter Islami

Dalam kacamata kaum muslimin, gejala yang merusak di masyarakat akibat hilangnya karakter dan kepribadian Islami. Kita kecanduan produk Barat yang hedonistik, serba bebas dan berkiblat kesenangan duniawi. Konsep permissif itu berdampak rusaknya tatanan kehidupan sosial, kacaunya moralitas dan mengendurnya nilai kebersamaan antar individu. Continue reading →